Tulis Apa Saja

Suatu hari di dalam mobil sehabis pulang dari dokter aku berdialog dengan sang penulis tentang cara supaya bisa menulis. Aku: “Apa yang mesti kulakukan agar bisa menulis?”

Mama: “hmm.. Menulis”

Aku: “Iya gimana caranya?”

Mama: “Yaaaa caranya itu dengan menuliis. Tulis aja dulu”

Aku: “Tapi aku ga ada motivasi untuk mumulanya ma.”

Mama: “Gapapa paksa aja dulu.. Tulislah semuanya, tulis setiap hari sampai kamu merasa gelisah kalau dalam satu hari kamu ga menulis.”

Aku: “Waa kayaknya seru itu” aku berpikir begitu saat itu. “Kalau aku menulis hal-hal yang ga penting gimana? Yang tidak bermanfaat untuk pembaca”

Mama: “Kalau mama sih di blog menulis pengalaman-pengalaman mama yang bisa diambil manfaatnya oleh orang lain. Awalnya tuh mama cuma nge-post foto-foto kecil kamu sambil mama komentar singkat. Ga lama teman mama bilang ‘Nes, kamu kenapa ga bikin buku aja?’ yaudah deh sejak itu mama mulai mencoba tulis-tulis. Memang ada juga yang tidak suka dengan tulisan mama, tapi kalau itu kan urusan dia. Kalau memang ga suka sama tulisannya, ya tinggal ga baca kan. Enaknya jadi penulis itu begitu.”

Aku: “Iya juga ya ma.. Keren banget”

Mama: “Tanda kamju berhasil jadi penulis itu ketika orang yang baca tulisanmu itu pengen baca tulisanmu yang lain.”

 

Akhirnya aku pun memutuskan untuk membiasakan menulis sedikit demi sedikit. Walaupun benar-benar sedikit demi sedikit hehehehe. Aku harus lancarkan “mengetik dengan 10 jari tanpa melihat keyboard” dulu, kata mama itu penting.

 

My quote of the day:  Kalau memang ga suka sama tulisannya, ya tinggal ga baca kan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s