New Day, Better Day

Aku punya masalah tentang pola hidup. Aku rasa aku ini orang yang dasaarmalas, jadinya kalau libur panjang seperti sekarang, kerjaanku hanya membuang-buang waktu. Kegiatanku sehari-hari hanya berbaring-baring, makan, dan main telepon genggam. Sudah hampir 3 minggu waktuku terbuang untuk hal-hal yang seperti itu. Nah, nowadays aku merasa aku perlu segera mengakhiri pola hidupku yang seperti ini. Waktu itu kan rezeki yang termasuk paling mahal, dan paling sering kita buang-buang. Aku paham begitu di kepala tapi melawan rasa malas itu susah sekali, apalagi minat membacaku masih kurang. Sepertinya aku mesti berusaha keras untuk melepaskan diri dari kebiasaan jelek ini.

Kemarin itu hari yang.. entahlah yang jelas ga sebaik hari kemarin lusa—buruk sih kalau dibilang. Aku yakin bisa ngomong begitu karena kemarin aku telat sholat maghrib. Bukan telat ga sholat maghrib di awal waktu, tapi sholatnya udah ga di waktu maghrib lagi. Aneh banget, aku tidur pas bener-bener lagi azan. Ya jadi aku baca almatsurat tapi mepet ke maghrib, saat azan maghrib berkumandang aku masih membaca bagian akhir almatsurat sughra. Aku ingat aku masih mendengar azan maghrib. Tau-tau kesadaranku menghilang dan pas kembali kesadarannya, ternyata udah jam 19.00. Aku langsung terbangun panik dan bilang ke adek keduaku Didi, “Didi ga bangunin aku???” Didi bilang, “Ih orang udah! Udah 10 kali aku bangunin.”

Aku langsung meranjak dari tempat tidur untuk pergi mengambil wudhu tanpa memberikan tanggapan apapun ke Didi. Setelah selesai sholat maghrib di waktu yang sudah memasuki isya itu, aku membangunkan Didi yang tidur kemudian mengajaknya sholat isya. Tapi aku membangunkan Didi sambil tidur-tiduran. Alhasil aku ikut tertidur. Terbangun lagi pada pukul 21.00. Aku merasa gelisah pas bangun, dalam hati aku mengomel “kok bisa ketiduran lagi sih…”. Sambil merasa gelisah, aku pergi mengambil wudhu. Lalu aku membangunkan Didi, “Didi ayo sholat isya. Nanti habis sholat tidur lagi.”

Usai sholat isya yang juga telat, Didi langsung kembali terlelap. Aku masih terbangun. Parahnya aku terbangun tapi asyik baca webtoon. Mungkin ada sejam aku baca webtoon. Aku lihat jam dinding menunjukkan pukul 23.00, aku berpikir untuk melakukan tahajjud tapi aku menundanya, toh masih banyak waktu mala mini. Nanti aja deh jam 1 atau 2. Aku lanjut menghabiskan waktu dengan main hp. Beberapa kali terpikir untuk mengerjakan apa yang ada do laptop seperti rencana mengorganisir sampah, latihan mengetik 10 jari, dan membaca buku Ilmu Biomedik Dasar. Tapi aku menundanya nanti-nanti melihat waktu masih banyak ditambah aku belum ngantuk, masih segar.

Beberapa menit kemudian, aku merasa letih menatap layar hp. Maka aku memutuskan untuk memjamkan mata sebentar. Sebentar saja, masih di bawah alam bawa sadar. Saat aku membuka kembali mataku, aku kaget bukan kepalang. Jarum pendek di jam dindingku menunjukkan angka 5!! Seketika tekanan dan rasa menyesal melanda dadaku dengan dahsyat. Aku merasa menyesal dan malu di hadapan Allah. Boro-boro memanfaatkan waktu untuk ngerjain hal-hal berfaedah, aku bahkan ga tahajjud lagi! Parah ini. Ini udah masuk bulan juli. Tanggal 26 juli udah daftar ulang kuliah. Sampe kapan aku mau bermalas-malasan? Ini berbahaya. Kalau aku ga mengubah pola hidup aku secepatnya, menjadi mapres akan menjadi angan-angan semata. Apakah aku akan membiarkan waktu luangku ini lewat begitu saja? Dan kemudian menyesalinya saat sudah mulai kuliah? Ya Allah aku ga mau.. aku tahu aku harus berhenti menghabiskan waktu begini, aku mengerti itu di kepala. Tapi kenapa sulit sekali untuk diwujudkan?

Sebentar, setelah aku pikir-pikir… hari kemarin itu bisa kacau begitu karena.. sepertinya aku terlalu lama menyia-nyiakan waktu. Aku sama Didi nonton conan 3-4 episode, ditambah kelalaianku di depan hp mungkin bisa mencapai 2 jam. Pastilah kelalaianku itu yang menghalangiku sholat tepat waktu, juga sholat tahajjud. Aku rasaa kelalaianku itu telah merampas keberkahanku. Aduh, aku benar-benar harus berhenti membuang-buang nikmat Allah berupa waktu ini.

Hari ini, tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama dari kemarin, aku mencoba memulai hariku dengan tilawah dan membaca almatsurat. Allhasil, hari ini menjadi jauh lebih produktif. Bila kuingat, kemarin pagi itu aku bahkan melewatkan membaca almatsurat karena aku menunda-nudanya terus. Ternyata benar, perjalanan sepanjang hari itu ditentukan dari awal harinya di saat masih pagi.

Aku rasa kunci paling penting untuk bisa menjalani hari yang produktif dan bermakna adalah memulai dengan ibadah dan mengingat Allah. Karena kan hidup yang singkat ini teruntuk kembali beribadah kepada Allah. Jadi sudah semestinya aku memulai suatu hari yang baru dengan mengingat Allah Ta’ala. Bukan memulai hari dengan mengecek notif-notif di hp, bukan juga dengan membaca komik webtoon yang baru saja update. How we start a day will affect the whole day. Dan hal yang paling utama untuk memulai hari baru adalah dengan sholat tahajjud, kemudian tilawah dan membaca almatsurat. Tilawah ga perlu banyak-banyak kalau masih malas atau ga ada waktu. Yang penting kita udah mempiroritaskan ibadah kepada Allah selain yang lain untuk memulai hari yang baru. Dan aku harus selalu ingat, bahwa setiap pagi aku harus niatkan untuk mejadikan hari itu hari yang lebih baik daripada hari kemarin. Ga masalah kalau kebaikannya hanya bertambah 0,001%, asalkan ga menjadi lebih buruk dari hari sebelumnya.

Ohiya, aku baru ingat.. berbeda dengan hari-hari yang terasa buruk, hari yang bagus itu aku awali dengan doa bangun tidur atau yaaa setidaknya istighfar 3 kali. Tapi akhir-akhir ini sudah jarang aku lakukan, mestinya aku mulai lagi membiasakannya setiap pagi.

Terimakasih yang sudah menyempatkan diri untuk membaca tulisan ini yaaa, semoga tulisan ini bisa menjadi pengingat bagiku dan siapa saja yang membaca yaa! May Allah bless us all, aamiin.

# Tulisan ini hanya berdasarkan pengalaman aku, jangan dijadikan rujukan satu-satunya untuk yang sedang berusaha meraih pola hidup yang islami yaa! Kalau bisa tanya orang yang lebih berilmu hehe #

Ini aku sertakan doa bangun tidur yaa barang kali ada yang mau hafalin ^^

Screen Shot 2017-07-08 at 7.58.22 AM

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s